Yang Terampas Dan Yang Putus – Karya Chairil Anwar

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Yang Terampas Dan Yang Putus

Kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
Menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
Malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu…

Di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin…

Aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
Dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
Tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang…

Tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku…

1949

Pengarang : Chairil Anwar

Play Musikalisasi Yang Terhempas Dan Yang Putus

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.