Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Di waktu yang bersamaan dengan patah
ada sehelai benang tengah mengobati
dengan senyuman yang tulus pada akalku
memeluk namun hanya sebatas bayang saja

langkahnya indah menjejak pada setia
suara serta kelip matanya ada pada murni dan sayu
aku cinta dengan engkau yang merasa semua manusia adalah bantuan
engkau yang tak pernah meminta di balas

aku titip padamu
satu rindu di sisi kanan hatimu

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.