Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Tuhan Tau Aku Mencintaimu

Engkau bukanlah hujan…
Tetapi engkau selalu menarik air hujan
Menjadi mata air hujan di mataku…

Keberadaan mulah yang menjadi alasan..
Mengapa awan mendung muncul pagi ini,
Dan memaksaku menumpahkan hujan untuk kesekian kalinya,..
Dari kelopak yang sudah dengan susah payah kukeringkan…

Aku hanya tidak menyangka saja..
Bahwa aku yang telah berpaling dari kecupmu..
Yang membara dalam kata-kata,
Dan masih sanggup merasakan adamu yang jauh..
Dan tetap Mengimani cintaku…

Maka aku mohon kepadamu,
Berbelas kasihlah kepada sepasang mata…
Yang mungkin sedang menatap puisi ini. …

Atau kita bisa bersepakat, melalui segala yang ada,
Bahwa Tuhanpun tahu cintaku…
Tidak musnah oleh waktu…
Hingga maut menjemputku…
Dan akan ku tunggu kau di lain waktu…

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.