Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Tuhan Dan Setan Dalam Banjir

Tuhan tidak sengaja membuat banjir..
Ini bukan lagi zaman Nuh
Dia hanya menurunkan hujan…
Yang sedikit lebih deras saja…

Ingat lagi,,,
Kita yang bertahun-tahun menuruti bisikan setan..
Untuk buang sampah sembarangan..
Untuk malas bersih-bersih selokan…

Untuk terus menebang hutan
Untuk malas menanam tumbuhan…
Untuk terus membuat bangunan…
Untuk mengembangkan pengetahuan tanpa peduli lingkungan…

Saat banjir,,,,
Setan tertawa senang lihat kesengsaraan…
Tapi tiba-tiba menangis bombay…
Karena semakin banyak yang tiba-tiba tobat…

Ujug-ujug sembahyang…
Gemruduk saling bantu tanpa pandang suku…
Blusukan beri bantuan kepada korban…

Setan putar otak…
Dia tak cengeng dan tak gampang menyerah…
Dia bisiki lagi ke telinga orang…
Ah, paling ada niat lain di balik bantuan…
Ah, paling pada mau cari muka jelang pemilihan…
Ah, paling nanti bantuannya diselewengkan….
Ah, ini pasti dosa Si Anu dan Itu…
Ah, macam-macam…

Kini setan juga memandang sinis ke saya…
Karena membuat sajak tentang aibnya…
Ah, tak apa… 😀

Bekasi, 18 Januari 2013
Norman Adi Satria

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.