Terbelenggu Oleh Kenangan

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Terbelenggu Oleh Kenangan

Kubersandar di gelapnya Sang malam,
Hati berdebar, bulan memancar,
Pancaran bulan terukir bayangan wajahmu,

Pepatah bersua,
“Merajut kata, menebar makna”
Imajinasi kepadanya, angin membantunya,
Impian dibuat hilang seketika,

Suara terbungkam, tak ada kata terucap,
Bisikan angin terlintas kata Bosan,
Terulang, kata yang dulu aku takutkan terdengar,
Tupai terperangkap pada tempat yang sama,

Kapal terdampar di dalam samudra kenangan,
Hati terbelenggu dalam masalalu,
Kucoba melupakan, kenangan yang tak terlupakan,

Aku butuh ruang, sejenak untuk bernafas,
Melebur kenangan menjadi hilang,
Aku butuh kesunyian, merancang masa depan, Dan teriakan akan kusampaikan,

Aku butuh keindahan, yang membawa ketenangan,
Wajahmu yang tergambar dari sebuah keindahan,
Bayangan gelap, terngiang bayangmu,
Ketegaran bumi, mengajarkan ketegaran hati,
Hati merapuh, kayu terbakar menjadi abu,

Bumi tanpa oxygen, pepohonan yang merindukan angin,
Semua memiliki akhir, namun penderitaan tiada akhir.

Terbelenggu Oleh Kenangan
5 (100%) 2 votes


Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan