Tanya

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Tanyamu:
Dengan nada sumbang masih ragu
atas rasa dan jiwa ragaku
yang kasunyatan tak hanya ada di depan tatapanmu
bahkan kita berada di biduk yang sama
mendayung bersama.
Tanyaku:
adakah keraguan memagut hatimu,
sementara seluruh rasa tercurah padamu,
ketika hampir disetiap sunyi yang kau pecahkan?
Adakah yang lebih tajam dari runcing jejarum jam?
Waktu tersentak.
Tak ada yang lebih sesak dari tanya yang sia-sia.
#tanya

Uj_05 september 18



Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.