Sajak Receh

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Sajak Receh

Satu dasawarsa di hari yang gelap..
Dimana ku terlarut dalam asa..
Akankah kau yang ku harap..
Dapat menjadi harmoni dalam cinta..

Suatu angan yang membeku..
Larut dalam sebuah mimpi..
Ku tahu kita takan pernah bersatu..
Selama masih marak kegiatan memperkaya diri..

Secangkir teh manis mengingatkan luka..
Setiap tembakau yang ku bakar..
Cinta mu membuat ku mati rasa..
Perasaan ku semakin gusar..

Djakarta, 1 januari 2018.

Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.