Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Ibu, betapa legam kulitmu….
Dipanggang mentari, menjejaki ranting usiamu…
Tetapi kau tak pernah lelah tengadah ke pelukan Allah…

Ibu, darahmu kini telah terbakar dan berganti menjadi kasih yang abadi..
Dalam detak doa menyinari jiwa…

ibu, betapa letih langkahmu…
tetaplah kau rangkul aku, menuju pundak-berundak…
menemui rindu, dalam pergulatan waktu (Yogyakarta, 21 Maret 2019)

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.