Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Novel Dan Senjatanya

Ada yang resah dengan bait – bait puisi…
Yang meluncur deras menggugah mata hati…
Ada yang gerah dengan fajar di pagi hari…
Mengusir gelap, menyingkap segala galau diri…

Ada yang geram dengan tiap jengkal langkah berani…
Untuk menyibak rahasia..

Bongkar segala segala hipokrasi…
Bongkar segala praktik korupsi…
Yang merajai negri…

Ada yang panik hilang kuasa terpatri…
Melempar takut dengan senjata dan uang…
Teror kesana kemari…
Menari, melompat dengan politik akrobat basi…

Hai… bandit politik
Kalian tampak cemas sekali…

Camkan ini baik – baik…
Novel takkan surut nyali…
Sekalipun runtuh langit ini…

Camkan ini baik – baik…
Novel tak akan takut karena tauhid senjata diri…

Kau bisa jegal langkah para penghamba materi…
Tapi tak akan mempan bagi para pemberani…
Kau bisa teror sana sini…kau bisa…
Tapi … pria sederhana itu tak takut…

Kau bisa siram mata ini…
Kau bisa cincang tubuh ini…kau bisa !!

Tapi…kau tak bisa bunuh nurani…
Kau tak bisa butakan mata hati…
Karna nurani seorang novel adalah kekuatan sejati…
Karna hati seorang novel yang berdzikir adalah keberanian abadi…

Jadi percuma, semua teror kalian kesana kemari…
Karna Allah SWT selalu bersama pria yang merawat senjata tauhid nan murni….

Karya : Daniel Simanjuntak Dan Fanani

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.