Puisi Roman Picisan Yang Bikin BAPER

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Puisi roman picisan

Puisi Roman Picisan – Roman picisan adalah sebuah film cinta series yang dibuat dan disutradarai oleh Adisoerya Abdy pada tahun 1980. Film ini berceritakan tentang percintaan yang diperankan oleh dua orang pemeran utama yaitu Roman dan Wulandari. Peran ini diperankan oleh Rano Karno sebagai Roman dan Lydia Kandou sebagai Wulandari.

Kemudian film ini diproduksi ulang pada tahun 2017 dan disiarkan di salah satu televisi swasta Nasional yaitu RCTI. Kemudian film ini diperankan oleh Arbani Yasiz sebagai Roman dan Adinda Azani sebagai Wulandari.

Kelebihan utama dan mendasar yang sangat mencolok pada film ini yaitu begitu banyak karya sastra pusi yang ditonjolkan, kebanyakan merupakan puisi dalam bahasa Indonesia dan sebagian merupakan karya tokoh sastra terkenal di Indonesia. Berikut koleksi puisi roman picisan yang saya kumpulkan dari film drama roman picisan satu persatu :

Koleksi Puisi Roman Picisan :

 

“Kalau cinta sungguh mencinta, Dia tidak meminta.. Kalau cinta sungguh berharga, Dia tidak memaksa.. Senyumanmu adalah harapanku.. Bahagiamu adalah segalaku.. Meskipun senyuman dan bahagiamu.. Tanpa aku..”Roman Picisan

 

“Tenang lah jiwaku, Jangan bersedih Tulus lah seperti Hujan dimalam hari Yang tidak bisa Menampilkan pelangi”Roman Picisan

 

“Saat seseorang sudah berikan rasa nyaman Mengusirnya sangat menyulitkan Menggantinya hanyalah sebuah kemustahilan”Roman Picisan

 

“Taukah kamu… Saat temaram hatiku terang oleh senyumu Aku serahkan rinduku untukmu Saat gerimis senja hilang oleh pelangi di matamu Aku titipkan harapanku padamu Tetaplah menjadi rembulan Di atas langit itu Agar aku selalu menatapmu”Roman Picisan

 

“Kamu yang manis namun perlahan mengikis Kamu berjanji menjaga namun perlahan menabur jelaga Ku tak perlu semua indah Ku tak menginginkan bahagia Hanya satu kupinta apapun yang terjadi Kau tetap ada”Roman Picisan

 

“Inilah aku… Seorang pujangga yang ingin Menjadi penjuang cinta Aku merangkai asa dengan keterbatasanku Berharap .. miliki hitungan detik yang singkat ini Untuk selalu bersamamu..” Roman Picisan

 

“Cinta itu butuh waktu.. Tidak pernah datang.. lebih dahulu… Atau bahkan terlambat.. Datang.. Cinta selalu menyapa.. Pada saat yang.. Tepat..”Roman Picisan

 

“Aku disini… Dan kau di seberang jalan itu, Ada lampu merah di tengah kita, Menjadi pembatas tanpa jeda Lampu merah… Berubahlah menjadi hijau, Agar tidak ada lagi yang menghalau.”Roman Picisan

 

“Saat malam datang tanpa hadirnya bintang kau datang berikanku cahaya saat angin semilir tak menyejukan hatiku kau hadir membawa kesejukan lewat senyumu.. Ijinkan hasratku bersandar dihatimu agar rasa ini bisa memberi kehangatan di dalam hatimu”Roman Picisan

 

“Seseorang berkata, ada satu cara membuat wanita jatuh cinta… yaitu buatlah dia tertawa.. Namun ku tak pernah bisa karena.. saat dia tertawa, Justru diriku yang semakin cinta” – Roman Picisan

 

“Ada banyak panggilanmu bunda, mama, atau ibu Satu yang pasti, panggilan itu lebih mulia daripada ratu Kau relakan tubuhmu, sebagai pintu masuk kami ke dunia ini Kau hancurkan egomu, demi hadirkan tawa Dibalik derai tangis kami, kau adalah pelangi dalam jiwaku Kau lah kehangatan, disaat aku lelap dalam pangkuanmu”Roman Picisan

 

“Orang bilang.. Hati butuh seseorang tuk berlabuh.. Aku tak setuju.. Karena berlabuh bisa berlayar lagi Dan meninggalkan luka hati.. hatiku butuh tempat perhentian abadi tanpa mencari lagi.. aku berharap.. itu ada pada wulandari”Roman Picisan

 

“Harta paling berharga adalah waktu Warisan paling tak ternilai adalah kesetiaan Jika keduanya, kudapat darimu Ku tak inginkan lagi semua yang semu..”Roman Picisan

 

“Harta paling berharga adalah waktu Warisan paling tak ternilai adalah kesetiaan Jika keduanya, kudapat darimu Ku tak inginkan lagi semua yang semu..”Roman Picisan

 

“Cinta..tidak pernah salah Namun cinta..tak selalu indah Cinta tak pernah menyiksa Dia hanya menguji rasa Cinta..tak akan pergi Jika hasrat ingin bersama Selalu kembali” Roman Picisan

 

“Perempuan itu.. Bernama Wulandari Bulan purnama artinya Bahkan bidadari Pesonanya.. membawa warna indah dalam pandanganku Senyumannya.. Menyerap udara di sekelilingku”Roman Picisan

 

“Keindahan ini bernama Wulandari yang mengalirkan hangat, dalam setiap aliran rinduku Kenyamanan ini masih tentang Wulandari yang selalu membawaku kepada pengharapan hatiku Kini aku hanya bisa berucap lirih tentang waktu andai sang waktu tak pernah berakhir wulandari.. pasti tetap bersamaku”Roman Picisan

 

“Matamu memikat.. Tawamu mengikat.. Bohong jika aku tak terpikat.. Tapi dayaku.. Sebatas pandang.. Tanpa hak memiliki.. Tanpa rasa kuasa menyayangi..”Roman Picisan

 

“Papa.. Kau membuatku percaya Kalau cinta itu ada Dari caramu mencintaiku. Papa.. Bagiku mama sangat berharga Tapi sayangku padamu Juga tak terkira Papa.. Kau telah bahagiakan aku Karena itu Aku pun ingin kau bahagia. Cerita cinta barumu terukir di tempat ini.. Tapi ku yakin Bukan melupakan yang telah pergi Karena.. Kenangan adalah harta yang abadi” – Roman Picisan

 

“Ku bohong kalau ku tak rindu Karena tiap hari kuterbayang Ayah dan Ibu Godaan mengintai Untuk kembali ke kampung halaman Mengiris tekadku di perantauan Tapi aku.. Aku tak boleh lemah Aku tau aku tak boleh kalah Biarlah lautan rindu ini Kubalas dengan kebanggaan Yang akan aku bawa pulang”Roman Picisan

 

“Rindu.. Kau remas hatiku Saat hasrat ingin bertemu Tapi terhalang oleh waktu Waktu.. Jika nanti terobati rinduku Ku mohon hentikan detikmu Agar aku bisa bersamanya selalu”Roman Picisan

 

“Waktu berputar Namun hatiku Tak kunjung pintar Kembali berdarah Selalu bernanah Saat menghampiri Penolakanmu Setiap tak dapat Disambutmu..”Roman Picisan

 

“Di hujung musim yang menyisakan dingin Daun-daun berguguran. Pohon-pohon bertumbangan Akar-akar pun berteriak Tanah pun kering kerontang. Kemana hujan yang ku rindu Kemana pula pelangi yang kutunggu Mungkin memang mereka.. Mereka ingin mati. Mungkin pula mereka memang tak peduli lagi… Pada manusia Yang tak bisa menjaga berkah Ilahi”Roman Picisan

 

“Hormat untuk Sang saka romansaku Terima kasih pada Sang Pencipta Atas Wulandari Yang kau ciptakan..”Roman Picisan

 

Puisi Roman Picisan Yang Bikin BAPER
5 (100%) 3 votes


Reactions

Tinggalkan Balasan