Puisi “Kamis Ke 500” Untuk Jokowi Karya Sumarsih

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Puisi "Kamis Ke 500" Untuk Jokowi Karya Sumarsih
Jokowi – Kamis ke-500

Payung hitam….
depan istana….
Kamis….
Pelanggaran HAM berat Lupa….ingat….lupa….oh ya….ingat….ingat janji kampanye di televisi..

Kampanye pemilu Capres/Cawapres….
Visi, Misi dan Program Aksi….Nawa Cita….
selesaikan pelanggaran HAM berat….hapus impunitas….
HAM-pir lupa?

Hari ini….
27 Juli….kudatuli….
kantor DPPku diserang aparat, banyak korban yang jatuh!
Tapi tak satu pun yang diduga pelaku maju ke meja hijau….

Tapi…ah sudahlah
Semua sudah nyaman..
Mereka aman..
Lawan sudah menjadi kawan…
Dalam satu kepentingan..

Namun saya ingat…
Saya Presiden

Saya dipilih oleh rakyat…
Tuan saya adalah rakyat dan bukan para aparat..
Saya seharusnya mengabdi mengupayakan keadilan dan kesejahteraan…

Ah apalah arti sebuah jabatan…
Saya lebih merdeka menjadi saya yang dahulu…
Ah, tapi waktu tak bisa diputar ulang ke masa lalu…
Tanggung jawab harus dilaku….

Mungkin esok, nafas berujung…
Atau masa jabatan rampung..

Kerja….kerja….ayo kerja….itu hanya slogan belaka…
Pikir….pikir….pikir….ayo mikir!

Dua tahun lagi akan segera berlalu….
haruskah saya ingkar janji seperti para pendahulu?

Kampanye Capres/Cawapres akan segera kembali berdengung….
Akankah para pelanggar HAM akan tetap berada di panggung…
Akankah kejahatan HAM berat tetap ada di negaraku tanpa rampung…
Akankah kasus pelanggaran HAM berat kembali dijadikan tangga menuju singgasana?????



Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.