Mungkin

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Dengan pandangan yang seolah menyatu padu dengan alam semesta…

Aku melihat jutaan jendela  yang terbayang dengan indahnya…..

 

Lalu … 

Pandanganku tertuju kepada bukit

yang melelehkan berjuta-juta kubik coklat kebenaran

Coklat kebenaran yang sangat manis 

Semanis engkau wahai kekasihku … 

 

Engkaulah …. 

Seseorang yang mampu melonggarkan sekrup pada hatiku

Engkaulah 

Yang mampu menghentakkan hatiku dengan nada-nada melankolis

 

Tetapi tiba-tiba …. 

Segala perasaan manis tentang dirimu … 

Mendadak menghilang dalam putaran malam … 

Akupun mencoba untuk memastikannya berulang kali bahkan berjuta kali …

Tetapi … itu semua percuma…

Semua telah sirna ditelan langit malam … 

 

Mungkin, segala perasaan manis tentangmu hanya akan menjadi ilusi…

Mungkin, segala kenangan manis tentang kita berdua hanya akan menjadi angan dan bayang… 

 

Setelah kusadari bahwa semuanya telah sirna … 

Akupun tak bisa berbuat apa apa selain menitihkan air mata kesedihan … 

Dan tertidur dengan hati yang sangat mendung…

 

 

 

 



Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.