Merpati

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Merpati

Saat ini panas, langit masih mengiringi kepakan sayapnya….
Bagian tubuh Paling lemah, tabah dalam api..
Mengirim perihal yang tak bisa ditebak..
Karena tak mampu diuraikan mata.

Sia-sia  gertakan  singgah, bila tak di mengerti..
Saat perilaku santun menyimpan racun..
Hinggap pada pohon yang kehilangan ranting..
Karena belum bisa menjelma kedamaian..

Memberontak pada akar…
Yang tak mampu memecahkan batu penghalang..
Menjaga ingatan yang tersimpan dalam tanah…

Maka, hembusan angin mengubahnya menjadi debu..
Mengintai kejadian disekitar..
Atau hanya keragu-raguan pada rumput hijau..
Yang menjadi alas bersetubuh binatang – binatang jalang

Perpindahan musim menjatuhkannya ke laut..
Di makan ikan-ikan rakus dan menjadi pasir..
Yang selalu dituliskan harapan…
Tapi tak  direstui  ombak…

Bangkalan, 24-04-2016

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.