Menjemput Cinta Allah

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Gelap nan sunyi membangunkan mata kantuk ini
Teramat, masih teramat berat membuka lebar keduanya
Hingga detikpun sudah menjadi menit
Masih saja raga ini mengumpulkan tenaga ekstra walau hanya sekedar berdiri tegap

 

Merangkak perlahan-lahan jarum menit itupun menuju jam
Sampai, akhirnya sampai di gagang pintu yang dingin
Tibalah kedua mata ini sedikit terbuka jelas
Dalam keadaan suci lagi bersih

Tegak , siaplah tegak tubuh dan serasi jaringan-jaringannya
Kembali kepangkuan sajadah setia sepanjang hariku
Dari penglihatan yang enggan terbuka ,Kaki yang sulit dilangkahkan
sampai deretan kanan kiri menggoda qolbu
Namun sampailah pada ketengan yang dicari
Mendekati- Mu dalam sepi demi memohon segala keinginan
Turut pula mengantarkan hatiku untuk selalu terpaut mencintai Engkau dan supaya dicintai Engkau

 

Asalkan Engkau cinta dan asalkan Engkau ridho semua tak ada masalah
Sebab semua berawal dari ciptaan tangan-Mu
Berjalan sesuai ketentuan takdir-Mu
Dan ujungnya akan kembali jua kepada-Mu

 

@mudrotul
Malang, 07 Juni 2018.

22 ramadhan 1439 H

 

 

 

 

 
  
1



Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.