Puisi Membaca Tanda – Tanda Karya Taufiq Ismail

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Membaca Tanda - Tanda Karya Taufiq Ismail

Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan dan meluncur lewat sela-sela jari kita..
  Ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas, tapi kini kita mulai merindukannya..
  Kita saksikan udara, abu-abu warnanya...
  Kita saksikan air danau, yang semakin surut jadinya...

Burung-burung kecil tak lagi berkicau pagi hari..
  Hutan kehilangan ranting..
  Ranting kehilangan daun..
  Daun kehilangan dahan..
  Dahan kehilangan hutan...

Kita saksikan zat asam didesak asam arang dan karbon dioksid itu menggilas paru-paru..
  Kita saksikan Gunung memompa abu..
  Abu membawa batu..
  Batu membawa lindu..
  Lindu membawa longsor..
  Longsor membawa air..
  Air membawa banjir..
  Banjir membawa air mata..

Kita telah saksikan seribu tanda-tanda...
  Bisakah kita membaca tanda-tanda?
  Allah..
  Kami telah membaca gempa..
  Kami telah disapu banjir..
  Kami telah dihalau api dan hama..
  Kami telah dihujani abu dan batu..

Allah..
  Ampuni dosa-dosa kami.
  Beri kami kearifan membaca..
  Seribu tanda-tanda..
  Karena ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan dan meluncur lewat sela-sela jari..

Karena ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas, tapi kini kami mulai merindukannya.
 1982

Reactions

5
1
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

5
1

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.