MASIH ADAKAH WAKTU ?

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Nestapa telah memelukku erat
Kini hanya bisa bergantung pada nyari yang sekarat
Aku masih melihatmu jelas
Tersenyum lalu menghilang tanpa jejak
Cahaya terang menelanmu bulat – bulat dan seketika duniaku menghitam

Saat akan berpulang, kau tak menyuarakan keresahan
Saat akan berpulang, kau tak menyantilkan kegundahan
Saat akan berpulang, kau tak menamparku keras
Agar aku tau, kau dalam kesulitan…

Rona bunga kamboja yang mekar masih bersarang dalam mataku
Aromanya sedap namun menyayat
Bongkahan tanah merah masih memanjakan langkah kakimu
Aku selalu lemas dibuatnya, terasa langkahku koyak dan mengambang

Kini kau telah bebas
Menemukan duniamu yang kekal
Kau bersenda gurau dengan alam keabadian
Dan aku yakini, senyummu tak akan pernah bisa surut….



Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.