MALAM TAK BERARTI

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Malam ini badan sedang dingin-dinginnya

Kutengok kebelakang mengingat-ingat pemicu

Siang pun tak apa, masih sempat ku lihat matahari berdiri tegap

Bahkan saat sore ku tantang beradu mata, kuat-kuatan
menyerah

Tentu saja kali ini dia mengalah dengan alasan sudah
mau gelap, takut mungkin

Tidurpun dirasa cukup, tak ada perburuan jawaban
dimalam sebelumnya

Seperti yang sudah-sudah, kebiasaan terlalu dekat
dengan kesendirian

Tapi kala itu terasa berbeda, antusias sedang berhemat
pertanyaan dialektika

Terlalu banyak pemborosan pikiran yang tak ada
ujungnya

Evaluasi sehari menikmati rehab sejenak, tidur
berselimut masa bodoh

Mungkin itu pemicunya, saat disadari apa penyebabnya

Bergegas kutarik selimut kemarin malam

Terasa hangat namun tak menyembuhkan

Biarlah, sesekali sakit ini harus dihadirkan untuk
dirindukan kelak.

Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.