Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Istighfar

Istighfarku mengetuk pintu kasih-Mu..
Istighfarku bersujud kehadapan-Mu..
Karena aku yakin…
Engkau maha pengampun..

Tetapi semudah itukah turun ampunan-Mu?
Kalau semudah itu pula..
Kami masuki lembah dosa..

Nikmat dunia telah menyilaukan mata kami..
Ranjau-ranjau nafsu telah melumpuhkan saraf kami..
Istighfar kami istighfar kami..
Telah menjadi kerutinan..
Yang miskin akan makna ..

Mendengar Engkau Maha Mendengar…
Tapi betapa istighfar kami terasa pudar..
Karena radar pendengaran-Mu yang Mahapeka..
Sempat pula menangkap..
Setiap getaran jiwa dan laku kami..
Yang semakin menjauhi-Mu..

Ya Rabbi, betapa aku ingin selalu beristighfar..
Mengaku dosa setulus-tulusnya..
Tanpa menyentuh dosa itu sekalipun kembali..

Istighfarku hendaknya mampu..
Mendekatkan hatiku pada-Mu..
Istighfarku hendaknya makin menyadarkanku..
Tentang makna kesucian hidup..
Yang Kau ridhoi..

Semoga istighfarku mampu..
Melindungiku dari segala keluputan..
Dan kesalahan yang sering kali aku lalai..
Hanya dengan ampunanmu Ya Rabbi..

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.