Hujan

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Tau kenapa aku benci hujan?
Karna airmataku yang sebagai bukti hancurnya hatiku
Akan hilang jika tersapu hujan
Karna kesempatanku mengenalnya lebih jauh…

Akan gagal karna hujan
Karna persiapanku akan diriku
Akan sia sia karna hujan
Karna permainan yang ku mainkan..

Akan berlalu karna hujan
Apa karna itu saja?
Karna kau pergi bersamanya dibelakangku
Saat itu hujan, saat itu aku tidak melihatnya…

Semua pandanganku tertutup oleh air dan embun
Karna kau tertawa bersamanya saat hujan
Kau menjemputnya menggunakan harta yang kau banggakan sebut itu kendaraan beroda 4
Sedangkan saat bersamaku kau hanya mempertimbangkannya…

Bahkan memilih tidak jadi pergi saat hujan
Akulah yang menjemput dan mengantarmu
Akulah yang kedinginan saat harus berpapasan dengan hujan dan angin yang kencang
Saat harus menjemput ataupun mengantarmu…

Kau duduk dan berbicara kepadanya
Saat itu hujan, aku takkan bisa menemukanmu
Dan apa yang kusukai dari hujan?
Saat kau dan aku dijalan itu…

Kau menatap ku ditengah hujan
Dan melindungiku dikala hujan
Hujan seakan menjadi saksi bisu
Akan kebaikan dan keburukanmu padaku…

Aku iri pada hujan yang selalu ada ditengah tengahmu
Bahkan walau itu saat terburuk dalam hidupmu sekalipun
Hujan sangat dekat dengan dirimu
Kau tau mengapa aku begitu cemburu terhadap hujan?..

Karna tak kutemukan nyamannya pagi dikepalaku
Tak ku temukan panasnya siang dihatiku
Tak ku temukan nikmatnya sore dihidupku
Tak ku temukan gelapnya malam di fikiranku…

Yang kutemukan hanyalah hujan dimataku
Dan itu karnamu
Saat ku bersama mu…

Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.