Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

“HILANG”

Dari tetesan air hina aku tercipta..
Membaur, menyatu dalam balutan cinta
Tumbuh berkembang dengan segudang asa
Hingga aku dapat melihat dunia

Dewasaku menjadi sayu
Sepiku tanpa adanya kamu
Mengerti setelah berlalu
Sesosok tubuh terbujur kaku

Ayah, Ibu, kenapa begini?
Aku menjadi api
Tenggelam dalam pedihnya hati
Hingga lupa apa itu nurani...

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.