Harapan Di Suramadu

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Harapan Di Suramadu

Malam ini aku di suramadu, harapan itu masih utopia ..
Senyum mencoba menghilangkan kegelisahan..
Pada handphone yang terbaring setia menuggu kabar…

Aku tunggu di sini hingga ketakutan hilang..
Sampai rokok tak sanggup menahan merahnya, dipenghujung malam..
Kopi pun bersembunyi dibalik kaca karena malu akan hitamnya..
Yang menyimpan ampas ketakutan…

Tapi, harapan untukmu masih ada…
Meski jalan tak  menunjukkan arah…
Saat keresahan ini tak sudi dihembuskan oleh angin…
Tubuh tersentak saat bus lewat tanpa pamit….

Bukankah tiang-tiang lampu itu sudah lama menunggu hingga kaku, hanya tinggal cahaya di separuh waktu?
Mata ini menahan beban urat-urat yang menanggung tulang-tulang rapuh hingga tak mampu berdiri..

Perlahan sunyi datang tapi sorot lampu mobil itu  menolaknya..
Klakson berbunyi, tanda yang akan memisahkan kita…

Tatapan  sayu itu sering mengingatkanku..
Pada semak-semak persembunyian ular berbisa..
Yang ingin mengeluarkan air dari matamu..
Mengalirkan pemberontakan pedih..

Karena kehormatan yang terlelap…
Dalam impian yang menjadi lamunan.
Terdiam disela-sela batu cadas..
Menghalangi gerak bibir untuk menguraikan angan..
Yang hanya menjadi catatan kaki…

Bangkalan, 27-04-2016

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.