Hampa By Devi Fitriani

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Hampa

Senja pun tiba..
Malam datang mengganti posisi sang Mentari
Temaram cahaya mentari tenggelam menghangatkan hati..
Menenangkan jiwa..
Pikiran..

Begitu indah..
Terasa hangat mata ini..
Teringat suatu kisah..
TRAGIS!!!

Mulai mengalir dari pelupuk mata ini..
Apa ini..
Cinta atau siksa yang dalam hatiku ini…
Begitu sakit sampai ke ulu hati..

Ngilu rasanya..
Deras air mata ini mengalir..
Tak sepadan dengan kehilanganmu..

Apa ini!!! geram..
Remuk rasa tubuhku..
Setelah semua tak berarti lagi bagimu..
Kini aku hanya hidup dalam..
Kebekuan hati..

Reactions

1
Disukai Oleh

One comment on “Hampa By Devi Fitriani

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.