Garis Putus

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Garis Putus

Masih tentang hujan yang riuh..
Rintik hanya mencari celah..
Bersabarlah,.
Ranting-ranting hanya bergumang pada tanah yang pecah..

Jangan percaya tatkala..
Rumput tetangga lebih hijau,..
Embun dan kabut yang menyibak wajah di kaki gunung..
lebih dingin dari pada pendingin ruangan merk import yang melintas ketika melamun,..
Bahkan semerbak bunga lavender membuat tikus kumuh sempoyongan di ruang tamu-tamu agung..

Tak perlu mencabut lumut yang tumbuh di batas-batas patok asing…
Bukankah semua sudah kevelling ?.

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.