Deritaku Cendrawasih Kusam

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Papua…..!! Negri elok yang dielok-elokkan…….
Papua….!! surga kecil yang jatuh kebumi dan diambil pelahap……..
Papua ….! Persona alam yang indah yang tak diindahkan……

Engkau, alammu, kekayaanmu, kini diperrebutkan diat meja hijau oleh garuda yang tak mengindahkan/memikirkan sih cendrawasih yang kian tak indah lagi……

Kini engkau Cendrawasih ! Kian berterbangan sana sini, mancari tempat perteduhanmu yang tak berdaun lagi……. daunnya dihabiskan oleh garuda, tanpa sadar bahwa pohon itu adalah pohon dimana cendrawasih berteduh…….

Pohon dimana cendrawasih hidup……..
Dia atas meja hijau kau jadi rebutan!!! Merebutkan saham atasmu…..
Sedangkan engkau dibohongi dengan 1% milik kepunyaanmu
Diambil …..! Diambil tak tertinggal bagimu….. tak ada…..

Kini lihat, sicendrawasih kian kusam….. terhampas penyakit sampar dan gizi diatas dahan tempat perteduhannya sendiri yang diberi sang cipta….. diatas emas…..

Lihatlah garuda datang memberikan makan kepada sang pemilik makan….. harusnya itu milikanya bukan milikmu.



Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.