Dalam Sebuah Doa

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Dalam senja pagi masih sepi
Yang perlahan menampakkan dirinya
Membuka lembaran hari  dengan hati
Terdapat namamu setiap lafadz pada -Nya

Masih jua  namamu  dalam  lantunan pada-Nya
Saat sang mentari siap berdiri
Di atas kepala menegakkan dirinya
Melanjutkan hari tanpa pamrih

Ketika suara ashar  sigap memanggili
Namamu tetap tersebut  dalam mulut
Sembari menunggu awan menutupi
Hingga jumpa dengan malam yang larut

Tersebab namamu kembali kusebuti
Dalam maghrib menutupi hari
Menggadeng angin malam  yang menyelimuti
Pagiku hingga petangku kini

ketenangan isya’ datang  menghampiri
Meninggalkan sejuta bahasa kesibukan
Berganti suasana hening lagi
Dan masih namamu ku doakan
dalam doa yang tulus dan tak pernah usai
Mengapa ?
Karena, aku mencintaimu. .
.
[email protected]  Senin, 5 Maret 2018

 
  

Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.