Cintaku Jauh Di Pulau – Chairil Anwar

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Cintaku Jauh Di Pulau

Cintaku jauh di pulau,
Gadis manis, sekarang iseng sendiri…

Perahu melancar, bulan memancar,
Di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
Angin membantu, laut terang, tapi terasa
Aku tidakkan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
Di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
Tujukan perahu ke pangkuanku saja..

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau aku mati, dia mati iseng sendiri.

1946

Play Musikalisasi Cintaku Jauh Di Pulau – Puisi Karya Chairil Anwar

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.