Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

“Cinta Antara Cinta”

Isdayanti Miksin

 

Siapa yang ingin kau cintai..
jika engkau sendiri mengkhianati cinta? 
jangan berharap cinta! 
sebab cinta tidak berharap padamu.

 

Janji mana yang ingin kau tagih 
jika janjimu saja kau ingkari? 
jangan menyeru diriku atau dirinya pengkhianat 
karena sejatinya engkau raja pengkhianat.

 

Sumbat mulutmu
sebelum kau teriaki diriku munafik 
sebab kau muntahkan dirimu.

 

Jangan ucap sumpah atas nama-Nya
sedang sumpah di depan-Nya telah kau lupakan.

Amis…

Jangan bermain cinta
sebab cinta tidak ingin diprmainkan.

 

Jangan meminta cinta
karena cinta itu berat
cinta yang diminta pastinya hanya setengah yang diberikan.

 

Maka biarkan cinta itu datang mencarimu 
tanpa harus kau minta
karena cinta yang datang 
akan datang sepenuhnya.

Jangan ucap setiamu jika sampai detik ini
engkaulah pengembara cinta.

 

Maka siapa mengkhianati siapa? 
siapa yang ingkari janji? 
munafik siapa?

pada cinta.

 

Tidore: Rum Balibunga, 31 Agustus 2018

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.