Cermin Berkaca

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Setelah gemuruh yang ricuh..
Tetes tetes air jatuh perlahan..
Lautan menumpahkan airnya..
Angin-angin terus menyapu nyapu..
Gelombang badai tak terelakkan..

Lautku cermin..
Cerminku berkaca kaca..
Kasihku pergi;
Bersama badai seusai gemuruh..
Aku berkaca kaca dan basah..

Cerminku berembun dan semakin kabur saja..
Aku mulai terlelap dalam basah…
Angin yang mulai berhenti menyapu badai..
Cerminku tak lagi berembun…
Pada kaca; Aku dan cerminku melihat laut tak menumpahkan air



Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.