Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Buah

Terik Panas Mentari…
Daun Menggerutu, Terhadap Ranting…
Lalu, Saling Ucap Mengucap…
Buah pun Bertanya, Kenapaa???…

Tuli Rasa Ranting Daun…
Melanjutkan Omongan…
Tak Berpikir Akibat…
Buah Bertanya Lagi, Ada Apa???…

Lalu, Bunga pun Datang…
Dan Langsung Tak Mau Mekar…
Sebab Terik Mentari..
Dan Buah pun berkata, Berhenti!!…

Daun Ranting pun Berhenti…
Buah pun berkata, Introspeksi!!…
Daun Sekejap Berhenti…
Lalu Berlari….

Usai Berhenti, Lalu Daun pun Lupa…
Merasa Menang…
Bunga pun Merasa Jua…
Lalu Bunga Itu Layu, dan Gugur Kemudian…

Tak Mau Bicara, Buah Ikut Bunga…
Daun pun gugur, Merasa Salah…
Ranting pun Pataah…
Buah Kata, Terlambat!!!..

Buah Sendiri…
Melukis Sunyii…
Rangkai Kata Hati..
Tak Mau Mengingat Lagi..

Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.