Bambu Runcing

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi
Bambu Runcing

Mengapa engkau bawa padaku..
Moncong bayonet dan sangkur terhunus..
Padahal aku hanya ingin merdeka..
Dan membiarkan Nyiur-nyiur derita..
Musnah di tepian langit..

Karena kau memaksaku..
Bertahan atau mati..
Dengan mengirim ratusan Bom..
Yang engkau ledakkan di kepalaku..
Aku terpaksa membela diri..

Pesawat militermu jatuh..
Di tusuk bambu runcingku..
Semangat perdukaanmu runtuh..
Kandas di Batu-batu cadas..
Kota Surabaya yang panas…

Reactions

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.