Apakah kau kini sudah bahagia?

Silahkanlog in ataudaftarUntuk menyukai postingan.
Puisi

Akhir-akhir ini kau tidur lebih awal

aku bahkan tidak melihat mata sembab itu lagi

kau dulu yang selalu mengeluh tiap malam sambil membentak

“tidurlah, aku mohon”, kini juga tiada

 

tadi malam kau menangis, tapi air mata itu tidak mengatakan apa-apa

tidak seperti sebelumnya, saat kau meyakinkan diri bahwa semua yang terjadi

bukanlah salah mereka, salahmu, atau salah-Nya

kau menangis dengan keras waktu itu

merinding, tak berani aku mendekat.

 

apa kini kau sudah bahagia?

 

Kenapa?

kau kini lebih diam dari sebelumnya

aku sering melihatmu menutup mata lalu menarik nafas panjang

seakan memegang paksa nyawa dan keyakinan yang terus memberontak keluar

air matamu kau telan dalam-dalam

habislah air ludahmu itu

 

apa kau kini sudah bahagia?

1

Reactions

Disukai Oleh

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.